Mini 4WD Tamiya Dari Kayu Hingga Sekarang

Mini 4WD Tamiya Dari Kayu Hingga Sekarang

Hayoo, siapa yang tidak kenal dengan mainan Mini 4wd, mainan yang di Indonesia kita sebut Tamiya yang didasarkan merk dari mainan mini 4wd itu sendiri. Pasti tentunya kalian tahu, dan memainkannya kan, atau bahkan kalian mengoleksi setiap seri-seri type mini 4wd buatan Tamiya ini. Kurang afdol rasanya bila kalian tidak mengetahui sejarah di balik mini 4wd produksi Tamiya.

Mini 4wd ” Mini 4 Wheel Drive “, adalah sebuah mainan mobil balap rakitan, bersekala kecil yang terbuat dari bahan dasar plastik ini mainan yang sangat populer pada era 1980’an, 1990’an, bahkan hingga saat ini. Mainan mobil rakitan bersekala 1:20 – 1:48 ini tidak dikemudikan oleh remote control, melainkan digerakan oleh dinamo mini, dan di tenagai oleh batre berukuran AA.

Mainan mini 4wd ini sendiri pertama kali di produksi oleh perusahaan berkelahiran dari negeri jepang yaitu Tamiya. Tamiya sendiri adalah perusahaan yang bergerak pada bidang mainan mobil balap bersekala. Dimana pada awalnya pemilik, berikut sang pendiri perusahaan mainan ini Yoshio Tamiya mendirikan pabrik penggergajian kayu mainan pertamanya di kota Shizuoka pada tahun 1946.

Kayu, sebuah bahan awal, rangkaian dasar, dan ide awal dari mini 4wd saat ini, dimana pada masa itu mini 4wd Tamiya bukan lah berbahan plastik, melainkan berbahan kayu, yang hanya bisa dimainkan secara manual atau kita dorong dengan tangan dikarenakan pada saat itu mini 4wd Tamiya tidak menggunakan mesin atau dinamo.

Dengan seiringnya waktu dan perkembangan zaman, Yoshio Tamiya mengembangkan mainan nya tersebut. 1947 – 1960 dimana Tamiya mulai memasarkan ke pasar dunia dan mematenkan nama perusahaan mereka menjadi “Tamiya Inc”, setelah keterlibatanya dalam lomba, pameran mainan ” Toy Fair ” pada tahun 1968, di Nuremberg, Jerman. Dan pada saat itu pula Tamiya jadi perusahaan model kit pertama di Jepang, yang mengikuti pameran mainan berkelas dunia. Kemudian pada tahun 1976, Tamiya merilis R/C Porche 934 Turbo bertenaga listrik dengan skala 1/12, memacu populeritas mobil radio kontrol pada tahun tersebut.

Dimana pada tahun 1977 Shunsaku Tamiya di promosikan menjadi Presiden dan Pemimpin Eksekutif Tamiya Plastic Model Co. Dan pada saat itu pula seri mobil sport mulai dipasarkan. Seiringnya waktu pada tahun 1984 Shunsaku Tamiya kembali diangkat menjadi Presiden sekaligus Pemimpin Eksekutif Tamiya, Inc, yang di karenakan umur, dan kesehatan sang bapak mini 4wd tamiya ” Yoshio Tamiya ” ini sudah memasuki usia lanjut, serta kesehatan beliau yang kurang baik, berikut juga karena ide” cemerlang yang di gagaskan oleh Shunsaku Tamiya.

Dimana pada tahun 1987 mobil “Racing Mini 4WD” skala 1/32 yang diproduksi sejak setahun sebelumnya, dapat mencapai total penjualan 10 juta unit dalam jangka hanya 1 tahun saja.

Penjualan hingga nama mainan mini 4wd Tamiya ini pun melesat, melambung tinggi, dan sukses hingga kancah dunia, lalu kabar duka pun menyelimuti kesuksesan Tamiya Inc, dimana pada tahun 1988 Pendiri Tamiya Inc., Yoshio Tamiya meninggal dunia pada usia 83 tahun.

Selepas sepeninggalan sang bapak mini 4wd Tamiya, Tamiya Inc mulai, dan lebih menunjukan konsistensi, keunggulan serta kepopularitasan mini 4wd nya pada kancah dunia, dimana mereka mebuat banyak varian type mini 4wd, berikut beserta dengan macam-macam jenis aksesoris yang dikhususkan untuk memper indah, dan mengecangkan laju dari mini 4wd buatanya tersebut.

Tamiya Inc, menggandeng salah satu penerbit, pembuat film ternama jepang ” Shogakukan ” untuk membuat film seri anime berceritakann tentang mainan mini 4wd nya tersebut, yang dimaksudkan akan lebih mendongkrak kepopularitasannya. Film-film tersebut mungkin tak asing bagi kita yaitu :

– Dash! Yonkuro (1989)
– Let’s & Go (1996)
– Let’s & Go WGP
– Let’s & Go MAX
– Let’s & Go!! Tamiya The Movie

Tak lepas dari kesuksesan Tamiya Inc, munculah produsen” mini 4wd yang lainya, seperti Tokyo Marui, Kyosho, Academy, Auldey, Okami, Gokey, HJH, Twink, dan AA. Dimana masing-masing dari mereka memperkenalkan rancangan, dan motif tersendiri.

Sementara itu masih banyak beberapa produk dibuat, bahkan dijual berupa tiruan dari Tamiya. Tiruan tersebut menjadi alternatif bagi produk Tamiya yang mahal, namun tentu saja dengan kualitas yang berbeda dari yang aslinya, yang dimana produk asli lebih baik daripada sanh produk tiruan bukan.

So weeeps itu dia, sedikit ulasan kita tentang Mini 4WD Tamiya, semoga bermanfaat bagi kalian para pecinta Mini 4WD Tamiya, selamat sore, have a nice day, and have a good weekends weeeps.

Share this post

Comments (2)

  • BestMilan

    I see you don’t monetize whitepaperconcept.com, don’t waste your traffic, you
    can earn additional cash every month with new monetization method.

    This is the best adsense alternative for any type of website (they approve all sites), for more
    info simply search in gooogle: murgrabia’s tools

    August 12, 2019 at 9:13 AM
  • ปั้มไลค์

    Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

    October 2, 2019 at 3:20 AM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *