Marjan Sirup Andalan Saat Ramadhan

Marjan Sirup Andalan Saat Ramadhan

Di akhir Mei 2017 ini bulan yang ditunggu-tunggu umat muslim akan hadir, saatnya mengejar pahala sebesar-besarnya karena di ajaran Islam bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah semua perbuatan baik pahala yang diberikan dilipat gandakan. Saatnya juga “Si Andalan” satu ini hadir di layar kaca anda beriklan sebanyak-banyaknya terkadang mulai tampil beberapa hari sebelum ramadhan. Yang akhirnya muncul jargon “Sirup Marjan udah iklan siap-siap bulan puasa”.

Rasa andalanya adalah coco pandan merah menemani kita berbuka puasa untuk membuat timun suri, es kelapa, es cincau,dsb. WP gatel membahas Marjan karena sangat unik di mana hanya boros berbelanja iklan pada bulan puasa dibandingkan bulan-bulannya.

 

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=i57IY8WYlnE[/embedyt]

Strategi yang digunakan memang sangat menarik untuk diamati mengapa karena marjan telah beriklan jauh – jauh hari sebelum bulan puasa itu tiba. pertanyaanya apakah dengan iklan tersebut penjualan marjan lantas meningkt dengan segera ? jawabannya belum tentu juga… kalau boleh dilihat dari segi komunikasi mungkin majan berusaha meningkatkan brand recallnya kembali sehingga ketika hari pertama bulan puasa telah tiba konsumen langsung mengingat marjan tersebut ketika membuat hidangan untuk berbuka. bandingkann saja dengan sirup ABC, belum ada iklan ABC yang gentanyangan di televisi. ini menunjukan memang marjan berusaha untuk mencuri start dari saingan tersebut. sudah empat minggu marjan beriklan di televisi dengan frequensi yang lumayan tinggi kalau saja diambil sampel dalam satu program mmisal acara ” insert ” mereka beriklan 2 -3 spot berarti total biaya yang dikeluarkan antara 30 – 45 juta untuk satu programnya seandainya dalam satu hari ada 5 program yang diincar oleh marjan maka total biaya yang dikelurkan adalah 150 juta untuk satu channel dan apabila mereka memasang iklan di 5 channel yang berbeda berarti dalam seharinya total pengeluaran marjan dalam beriklan adalah sebesar 750 juta.. rupiah. karena kampanye ini sudah berjalan selam empat minggu maka bisa dihitung biaya yang telah dikeluarkan marjan ? tentu sangat besar bila kita kalkulasikan secara keseluruhan, maka hal itulah yang menjadi daya tarik untuk diamati. seandainya ini merupakan strategi mungkin saja marjan mengincar bonus – bonus iklan yang bisa diterima karena mereka sudah spending iklan dalam jumlah besar sehingga mereka bisa lebih banyak mendapatkan spot iklan nantinya ketika bulan puasa itu tiba. namun bagaimana mekanisme mendaptkan bonus tersbut mungkin bisa ditanyakan pda dosen media buying atau dosen media planning. acara – acara yang dijadikan target untuk memasang iklan memang lebih dominan acara ibu – ibu seperti sinetron, tau infotainment.hal ini dilakukan karena decision maker dalam pembelian dalah ibu, terlebih ibu rumah tangga. sehingga jarang marjan menempatkan iklannya di acara – acara anak atau berita karena mayoritas ibu lebih suka menonton infotainment dan sinetron

dari segi konten ” isi ” iklannya, kali ini marjan secara langsung menembak audience menggunakan nuansa ramadhan.. dalam beberapa dialognya tersisip pulang kampung dan semacamnya ? sehinga momen indah bulan ramadhan bisa langsung terasa, dibantu instrumen seperti seruling dan konteks yang begitu kuat kebersamaanya semakin menguatkan pesan yang ingin disampaikan. tapi lagi – lgi kampanye ini rasanya hanya bertujuan meningkatkan brand recall saja krena dalam beberapa minggu ini beluma ada pembelian besar – besaran untuk sirup di beberapa mini mrket terdekat, selain itu distribusi untuk produk ini juga belum menunjukan peningkatan yang signifikan. biasanya menjelang satu minggu atau dua minggu menjelang hari H akan terlihat dengan jelas rak – rak depan diisi makanna dan minuman, namun sampai rtikel ini ditulis hal tersbut belum terlihat. sehingga memang jelas kampanye ini memang dimaksudkan untuk meningkatkan brand recall dari produk tersebut sehingga marjan menjadi pilihan utama konsumen dalam memilih sirupnya.

Btw kalau WP suka sama rasa melonnya :p

Sumber

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *